Sabtu, 19 Desember 2009

DISMENOREA

Dismenorea atau yang lebih dikenal dengan nyeri haid adalah keluhan yang sering dialami wanita, kejadian nyeri haid ini memang
cukup tinggi dan penyakit ini juga sudah lama dikenal. Gangguan nyeri haid ini sifatnya adalah subyektif, para ahli membagi dismenorea menjadi dua bagian :
1. Dismenorea primer
Dismenorea primer adalah nyeri haid yang ditemui tanpa adanya kelainan pada alat kandungan. Biasanya terjadi setelah 12 bulan atau lebih sejak menarche (haid yang pertama kali).
2. Dismenorea skunder
Dismenorea skunder adalah adanya hubungan dengan penyakit/kelainan pada alat kandungan, nyeri dapat terasa sebelum, selama, dan sesudah haid.
Penyebab terjadinya dan cara mengatasi nyeri haid
- Penyebab dismenorea primer antara lain :
1. Faktor kejiwaan
2. Faktor konstitusi
3. Faktor Endokrin/homonal
4. Faktor alergi
Cara mengatasi nyeri haid primer :
1. Carilah informasi yang jelas tentang dismenorea.
2. Pemberian obat analgetik (pengurang rasa sakit) kamu bisa mencari obat pengurang rasa sakit di apotek/toko obat terdekat, karena sudah banyak sekali obat analgetik yang beredar di apotek/toko obat.
3. Terapi hormonal. Terapi ini bertujuan untuk menekan ovulasi (keluarnya ovum/sel telur dari ovarium / kandung telur). Terapi ini hanya bersifat sementara untuk memastikan bahwa gangguan benar-benar tidak ada pada alat kandungan
- Penyebab dismenorea skunder antara lain :
1. Salpingitis Kronis yaitu infeksi yang lama pada saluran penghubung rahim/uterus dengan kandung telur / ovarium. Pengobatannya dengan diberi antibiotika dan anti radang.
2. Endometriosis yaitu suatu kelainan dimana endometrium (lapisan dalam dindingrahim) yang masih berfungsi berada diluar rongga rahim. Dismenorea pada endometriosis biasanya merupakan rasa nyeri yang makin lama makin menghebat, hal ini terjadi karena ada hubungan nya dengan aktifnya pembuluh darah dan pendarahan dalam sarang endometriosis pada waktu sebelum dan sesudah haid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar